satu satunya

ketika manusia mulai menghargai dirinya, satu satunya harapan adalah pada tuhanya, bukan pada yang lain, karena yang lain pun juga berharap dan bergantung pada tuhan

ketika manusia mulai menghargai dirinya, maka dia akan sangat menghargai orang lain, tidak menyakiti, tidak mencemoohkan, tidak merendahkan, selalu menghargai……. karena dengan menghargai itu dia akan tahu sisap dirinya

ketika manusia mulai menyadari siapa dirinya, maka akan menyadari juga bahwa dirinya adalah makhluk lemah yang butuh banyak pertolongan, tidak bisa hidup sendiri, harus selalu bersama orang lain dan selalu membantu orang lain karena …… kita sangat lemah

Explore posts in the same categories: Uncategorized

One Comment on “satu satunya”

  1. masarif Says:

    benar sekali P Guru…
    kita memang sangat lemah, saling membutuhkan satu sama lain dan hidup saling tergantung…


Comment: